Selama pemerintahan Louis XIV terdapat 853 jalan di
Paris. Sekarang jumlah jalan di Paris ada lebih dari 5400. Jalan-jalan saat itu
sangat sempit, terkadang kotor dan penuh lumpur.
Adalah Raja Philippe Auguste yang memutuskan untuk
melapisi jalan dengan batu pipih dan licin. Melapisi jalan dengan batu pertama
kali dilakukan pada kebanyakan jalan yang digunakan: “Saint-Jacques,
Saint-Martin, Saint-Antoine dan Saint-Honoré” dan juga terhadap jembatan
“Petit-Pont” serta jembatan “Pont au Change”.
Pada masa lalu jalan-jalan gelap serta berlumpur dengan
hanya ada satu selokan di tengahnya. Kaki lima tidak ada tetapi dasar penanda
kilometer digunakan untuk melindungi pejalan kaki dari lalu lintas. Hanya
setelah berada di bawah kekuasaan Napoleon pertama pada tahun 1805 parit yang
ditengah itu ditekan serta penanda kilometer mememberi kesempatan untuk
lahirnya kaki lima.
Sebelum tahun 1728, karena orang tak bisa membaca,
jalan-jalan diberi tanda yang dapat menjelaskan dirinya sendiri. Nama jalan tak
ada (tanda pertama untuk jalan dibikin tahun 1728). Rumah juga tak
bernomor.hanya rumah-rumah yang dibangun setelah tahun 1806 yang punya nomor.
- Penerangan : Pada mulanya, jalan-jalan kota Paris diterangi dengan nyala lilin. Dengan tiang penerangan jalan dan pada tahun 1829 sistem penerangan pertama dipasang pada jalan besar.
- Lalu lintas : Selamam beberapa abad, kereta ditarik oleh keledai atau kuda, tanpa menyebutkant jalan kaki. Itulah satu satunya alat transportasi. Dari abad 19, trolley merupakan alat transportasi utama yang populer. Jalan bawah tanah mulai dibangun tahun 1900. Kemudian pada abad 20 barulah muncul mobil yang pertama.
- Air : air dari sungai merupakan sumber air utama yang digunakan.. Untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan air minum, Kaisar Julien (331-363), mendirikan sebuah saluran air antara lembah Bièvre sampai ke Arcueil.
http://www.parisia.com/paris/history/paris_my.php?id=3

Tidak ada komentar:
Posting Komentar